Eksplorasi Persepsi Pemustaka Terhadap Desain Interior Ruang Baca: Studi Kasus Di Perpustakaan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta

Penulis

  • Nuriah Hasibuan Perpustakaan Universitas Multimedia Nusantara Penulis
  • Muhammad Alfin Ramadhan Perpustakaan STIE Ciputra Makassar Penulis

DOI:

https://doi.org/10.67157/jolista.1.2.2024.8

Kata Kunci:

desain interior, perpustakaan, persepsi pemustaka, ruang baca, ergonomis

Abstrak

Desain interior perpustakaan tidak hanya mempengaruhi estetika ruang, tetapi juga kenyamanan dan produktivitas pemustaka dalam menggunakan fasilitas ruang baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi pemustaka terhadap desain interior ruang baca di Perpustakaan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan dua informan, yaitu mahasiswa aktif dan mahasiswa magang, serta observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan ruang, ketersediaan fasilitas ergonomis, estetika ruangan, serta kebersihan dan keteraturan memainkan peran penting dalam menciptakan kenyamanan dan mendukung produktivitas pemustaka. Pemustaka menghargai pencahayaan alami, furnitur yang nyaman, akses teknologi, serta tata ruang yang estetis dan bersih. Berdasarkan temuan ini, perpustakaan diharapkan dapat menyeimbangkan desain ruang terbuka dengan area privat, meningkatkan fasilitas ergonomis, serta menjaga kebersihan dan keteraturan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pemustaka.

Referensi

Blizek, W., & Berlyne, D. E. (1973). Aesthetics and Psychobiology. The Journal of Aesthetics and Art Criticism, 31(4), 553. https://doi.org/10.2307/429334

Dul, J., & Weerdmeester, B. (2008). Ergonomics for Beginners: A Quick Reference Guide (3 ed.). CRC Press. https://www.routledge.com/Ergonomics-for-Beginners-A-Quick-Reference-Guide-Third-Edition/Dul-Weerdmeester/p/book/9781420077513?srsltid=AfmBOopf-Gj6JdzK7sRD_OJuZurRG6W1yqHRSq2pBK3wGUzg_5b0Y_iV

Fraser, B. J. (2012). Classroom Environment (RLE Edu O). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203125885

Hall, E. T. (1966). The hidden dimension. In Garden City. Doubleday. https://kulturiskvlevebi.weebly.com/uploads/1/8/3/7/18376403/hidden_dimension_1.pdf

Irawati, I., As’ad, I. A., Manga, A. R. M. R., & Aqsa, A. A. (2023). Implementasi Augmented Reality (AR) untuk Desain Interior Rumah di Lembang Merinding. Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia, 2(1), 14. https://doi.org/10.26798/jpm.v2i1.762

Paciuk, M. T. (1989). The role of personal control of the environment in thermal comfort and satisfaction at the workplace [The University of Wisconsin]. https://www.proquest.com/openview/a06a0ab61894bce108cc42f911e2c602/1?pq-origsite=gscholar&cbl=18750&diss=y

Rifauddin, M., & Halida, A. N. (2018). Konsep Desain Interior Perpustakaan untuk Menarik Minat Kunjung Pemustaka. Pustakaloka, 10(2), 162. https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v10i2.1424

Diterbitkan

2024-12-31

Cara Mengutip

Eksplorasi Persepsi Pemustaka Terhadap Desain Interior Ruang Baca: Studi Kasus Di Perpustakaan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta. (2024). Journal Of Library Science And Technology, 1(2), 1-10. https://doi.org/10.67157/jolista.1.2.2024.8